0

Kegiatan Baru 2020

Mengawali tahun 2020, Kanza mengikuti dua kegiatan baru, lingkungan baru dan teman-teman baru. Tahun lalu kegiatan yang berkaitan dengan ruang kelas, guru dan seragam sering ia hindari. Alhamdulillah, di awal tahun ada perubahan.

Saat kami berdiskusi membahas apa saja yang akan ia lakukan di 2020, ia memutuskan untuk mengikuti kegiatan pramuka dan robotik. Pramuka adalah kegiatan yang saya tawarkan kepadanya untuk ia coba. Ia tidak memilihnya secara langsung namun ia putuskan dari hasil diskusi kami. Tentang pramuka ini saya mengutarakan bahwa satu hal yang baik patut dicoba karena akan membawa manfaat dan di pramuka kita akan belajar banyak hal yang belum pernah kita pelajari. Ia pun mau mencoba selama satu term.

Di hari pertama ia bertemu teman-teman baru, berseragam dan ikut upacara.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, ia hampir selalu saya temani saat akan bergaul dengan teman-temannya. Saat ini ia lebih yakin dan percaya diri dan berbaur dengan mudah. Ia bahkan berani berbicara di depan ketika kelompoknya mendapat giliran mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka.

Selanjutnya adalah robotic. Kegiatan yang satu ini adalah yang ia pilih tanpa diskusi panjang ketika saya menawarinya. Saat kami mencari tempat robotik ini, kami datang ke alamat yang salah. Lalu, saat kami sampai ke tempat yang dituju, kelas lagi libur. Saya perhatikan kesungguhannya untuk datang dan mencoba trial selama 45 menit.

Di kelas dan bersama kakak-kakak yang mendampinginya belajar.

Semoga dua kegiatan baru ini bermanfaat buatnya dan dan mengembangkan potensi dirinya lebih baik lagi dan dengan bahagia.

0

Melihat Dekat Bunga Bangkai

Setelah sebelumnya Kanza mengenal bunga dengan kegiatannya ‘Flower Dissection,’ kemarin kami berkunjung ke Kebun Raya Bogor lagi untuk melihat bunga bangkai, bunga  yang menjulang tinggi  hingga 1,5 meter yang terkenal dengan aroma tak sedapnya. Bunga ini tumbuh empat tahun sekali sehingga sayang jika kami tak menyempatkan diri untuk melihat secara dekat.

Bunga yang kami lihat kemarin sudah tidak lagi tinggi karena ia sudah mekar sempurna sejak Jumat lalu, 3 Januari 2020.  Di hari kami tiba

0

Membedah Bunga (Flower Dissection)

Kegiatan ini menjadi materi homeschooling kami. Mengetahui bagaimana tanaman berkembang biak dengan meneliti bagian tanaman dimana akan nampak mana jantan dan betina.

Hal yang membuat antusias adalah ketika dari penampakan sekuntum bunga, kami tak mendapati putik atau benang sarinya.

Ternyata ia tersembunyi.

Perlu pmbedahan. Dan lihat antrian bunga yang menunggu giliran untuk dieksplorasi.

Mana putik, mana kelopak, mana mahkota?

0

Soto Pekalongan

Setiap daerah memiliki kekhasan sendiri, seperti pekalongan dengan batik nya. Namun selain batik, pekalongan juga memiliki soto unik. Jika Bandung terkenal dengan soto bening dengan lobak dan kacang kedelai goreng, soto padang dengan kuah rempah, daging kriuk dan perkedel kentang, Soto Pekalongan terkenal dengan bumbu tauconya.

Bagi yang pertamakali dan belum pernah mencicipi tauco, soto Pekalongan mungkin akan terasa aneh di lidah, apa lagi dalam semangkuk soto yang biasanya berkuah santan atau bening.

Bagi saya, soto pekalongan menyimpan kekangenan tersendiri. Di Jakarta kedai-kedai soto ini masih sedikit. Jika saya sedang kelingan (ingat) dan kepengen, agak sulit mencarinya. Kalaupun ada jarak tempuhnya lumayan jauh. Karenanya, satu-satunya cara adalah mencoba membuat sendiri soto ini. Awal pembuatan rasa khas ‘Pekalongannya’ tidak terasa, namun dengan berkali-kali mencoba, kali ini rasanya… menurutku oke ‘Pekalongannya’

Rahasianya adalah dengan mengunakan tauco aseli dari Pekalongan.

Lalu, apa saja yang ada di dalam semangkuk soto Pekalongan? Yuk, simak resepnya.

Bahan utama:

Daging sapi atau, kerbau

Tauco pekalongan

Bumbu dihaluskan:

Cabe merah

Bawang merah

Bawang putih

Lada

Pala

Kemiri (digoreng terlebih dulu)

Bumbu lain

Kunyit (dibakar lalu bersihkan)

Jahe (dibakar)

Lengkuas (dibakar)

Daun Salam

Daun jeruk purut

Penyedap dari jamur (totole) atau penyedap masakan lain (selera masing-masing)

Pelengkap soto

Soun yang di rebus dahulu

Bawang daun iris tipis

Bawang goreng

Kecap

Kerupuk

Mendoan

Lontong atau nasi

Cara membuat

Rebus daging bersama kunyit, jahe, lengkuas yang sudah dibakar dan dibersihkan, daun salam dan daun jeruk. Rebus hingga empuk.

Sambil merebus daging, tumis bumbu halus.

Masukkan daun salam, lengkuas, dan daun jeruk.

Pastikan bumbu sudah matang. Kematangannya akan tercium aroma sedapnya.

Saya biasanya merebus bumbu ini agak lama agar bumbu halus benar-benar tanak (matang). Gunakan minyak sayur yang agak banyak.

Setelah itu, masukkan tauco pekalongan. Aduk terus dan beri air agar tauco dan bumbu tercampur sempurna.

Tumis lagi hingga rasa asam dari bongkah2 kecil kedelai hilang. Beri gula merah.

Jika minyak berwarna oranye dan muncul di permukaan, matikan kompor.

Penyajian

Ambil bongkah daging empuk dari panci dan potong dadu.

Di atas mangkuk, letakkan soun, daging, dua sendok bumbu tauco.

Tuang kuah panas soto.

Beri taburan bawang daun dan bawang merah goreng.

Soto pekalongan siap dinikmati.