Si Lebay dan si Sotoy :)

Binar-binar mata mereka membuatku gemas bukan kepalang. Ingin kucubit keras, tapi nanti menangis. Jika kupeluk erat mereka meronta. Jadi, cuma bisa kuacak-acak rambut mereka sambil menggumam gemas.

Mereka ini adalah  si Shenny lebay dan si Indra sotoy, dua orang keponakanku yang saat ini  dekat denganku karena seringnya bersama-sama, yang kadang membuatku tertawa terpinkal-pinkal melihat aksi mereka, kesal dengan ulah mereka, dan sedih saat mereka sakit.

Kujuluki Shenny lebay karena reaksinya yang sering kali berlebihan jika sedikit saja terluka,  kesal, menangis atau manja. “Adhuh budhe, gatel, hik hik,” dan akupun akan mengambilkan bedak “Sini, bude bedakin. Mana yang gatel?” atau “Budhe, sakiiit. Pake tensoplas yang putih ya. Shenni minta tensoplasnya dua y.”  Sedangkan Indra sotoy karena sifatnya yang so tahu. Dengan gayanya, ia memencet-mencet keyboard komputer saat ‘online’ berbarengan bersama pakdenya, my hubby, seraya berkata, “a  i  o r  t  …. enter!” Atau saat meniru pakdenya melemparkan kertas  di atas sajadah tempat sujud. Jika ia ingin ikutan sholat, Ia akan menggelar sajadah mininya lalu dengan so tahu mengambil kertas yang tergeletak di atas rak buku dan melemparkannya dengan gaya khas Mas Ar, suamiku, melemparkannya ke atas sajadah. “Ayo pa de, sholat.” Kontan Mas Ar ngakak dan ia harus menenangkan diri dulu karena aksi mimikingnya yang bikin geli.

Sebenarnya sifat berlebihan Shenny dan so tahu nya Indra tipikal banget dengan ciri bocah-bocah cilik yang memang tengah tumbuh kembang. Usia mereka 4 tahun,  bedanya hanya terpaut beberapa bulan saja tetapi lidah mereka sudah fasih mengocehkan kata-kata yang mereka punya.

Jika mereka bersama-sama, waahh, dijamin heboh bin sureboh dan rumah gak rapi-rapi. Sebentar bertengkar, sebentar balenan (baikan), lalu rebutan, kemudian main gebug-gebugan (pukul-pukulan), terakhir, nangis bebarengan.

Yang paling kusuka dari mereka berdua adalah pertanyaannya yang gak pernah berhenti sampai mereka puas dengan jawaban yang kuberikan. Kenapa?  Kenapa?  Kenapa? Sampai2 si abang penjual buah ngomentarin ‘Cape deeehh!” waktu Mas Ar ga berhenti juga menjawab semua pertanyaan.  Untung saja mereka punya bude n pakde yang senang ngejabanin semua pertanyaan  sampai tandas, sampai mereka bilang “O ooo,” sambil angguk2 so ngarti. 😀

Sayangnya Indra sotoy saat ini lagi sakit karena meningitis. 😦 Ia sedang berjuang terus untuk kembali ke keadaannya semula dulu, yang tak henti2 mengoceh, karena lidahnya masih kaku dan ia belum dapat berbicara seperti saat ia sehat dulu. Tubuhnya pun masih tergolek di tempat tidur. Karenanya, Shenny lebay sedang gak punya partner berantem, loncat-loncat n mandi bola barengan. Ia akan menciumi pipi indra sotoy jika ketemu di rumah uti ama akungnya di Cimahi.

Cepet sembuh ya Ndra.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s