Memilih Jas Hujan

Di musim penghujan begini payung sangat berguna bagi semua orang pun bagi para pemilik kendaraan. Bayangkan jika hujannya deras! Walaupun berkendaraan besar, tetap saja payung diperlukan untuk mengantarkan mereka ke tempat yang jaraknya hanya seratus meter. Bagi pengendara motor, jas hujan adalah barang yang tidak boleh ketinggalan. Menjelang musim hujan datang, mereka pasti telah mempersiapkan satu stel di bagasi mereka.

Demikian juga dengan suamiku, saya selalu memastikan kalau jas hujannya tersimpan di bagasi. Nah, saya punya pengalaman menarik mencari jas hujan. Saat itu jas hujan yang sering dipakai suami sudah sering bocor karena tape pada jahitannya sudah pada terkelupas. Bahannya yang sudah tipis menambah parah: jika hujan sangat deras, bagian depan badan basah. Akhirnya saya membeli yang baru. Saya beli di toko pinggir jalan yang menjual aneka perlengkapan pengendara motor. Bahannya dari plastik dan agak tebal. Lumayan nyaman. Tetapi sayangnya tidak bisa dilipat setipis mungkin sehingga membuat bagasi motor lebih penuh. Jika hujan sangat deras, perlu waktu semalaman untuk mengeringkannya. Karena paginya hujan masih mengguyur,  seringkali jas hujannya masih lembab, kadang basah. Kekurangan lainnya, saat musim panas, jas hujannya jadi sarang semut. Padahal sebelum masuk lemari saya keringkan sekering-keringnya. Jadilah cepat rusak. Dan saya pun hunting lagi.

Kali ini saya ingin yang bagus sekalian. Harga sedikit mahal tak apa lah, yang penting awet. Aha! An idea crossed my mind. (Ihhh … kok tidak terpikir sejak awal cari ya!)  Saya pun menyambangi toko mountaineering (perlengkapan pendaki gunung). Lho kok! Iya, saya baru sadar kalo saya tuh dulu suka mendaki gunung dan pernah memiliki satu jas hujan yang waterproof (tahan air). Meski second (maklum mahasiwi), dari teman, tapi kuat lebih lama. Saya pikir jenis jas hujan yang seperti ini yang tepat. Akhirnya sayapun mendapati raincoat yang cucok buat suami, sampai-sampai sayapun membeli untuk diri sendiri walau saya bukan rider atau biker. Tetapi, saya tidak membeli di beberapa toko mountaineering yang saya datangi. Harganya kelewat mahal. Sekarang, selain sebagai user (pengguna), saya pun menjadi seller (penjual). Jika ingin melihat produk jas hujan yang saya jual, anda bisa melihatnya di postingan saya yang lain.

Di sini saya ingin berbagi bagaimana memilih jas hujan yang baik.Semoga beberapa tips memilih jas hujan berikut ini dapat membantu mendapatkan jas hujan yang cocok buat anda. 

1. Pilihlah jas hujan yang modelnya sederhana, tidak berkibar-kibar saat tertiup angin kencang. Saya pribadi tidak menganjurkan jas hujan model ponco karena khawatir bagian yang berkibar dapat tersangkut jeruji roda motor, pengendara lain, atau kendaraan lain sehingga menyebabkan kecelakaan. 

2. Ada berbagai kualitas jas hujan. Dari kisaran dibawah 100 ribu hingga di atas 250 rbu bergantung dari jenis bahan.  Intinya, fungsi untuk melindungi tubuh dari angin dan air hujan benar-benar handal. Tetapi, sekali lagi semua tergantung kebutuhan dan kemampuan. Yang saya punya harganya lumayan. Bahan luarnya tidak dapat menyerap air dengan cepat atau mudah menjadi berat. Jika kita letakkan air di atasnya, lalu kita goyang-goyangkan, air akan bergerak seperti di atas daun talas. Bagian dalamnya dilapisi oleh karet sehingga air tidak tembus. Tetapi perlu diingat, harga mahal belum tentu sesuai dengan kebutuhan. Oleh karenanya, perhatikan hal-hal lainnya.

3. Periksalah sambungannya. Saya pernah membeli jas hujan yang ternyata sambungannya tidak kuat, sealnya mudah terkelupas sehingga air hujan sering tembus. 

4. Periksa juga bagian celananya apakah sesuai dengan ukuran tubuh karena beberapa teman mengeluhkan bagian bokong celana cepat robek.  

5. Pilihlah warna-warna terang agar saat hujan mengguyur deras terlebih saat malam hari, pengendara lain dapat mengenali kita.  

Demikian beberapa tips memilih jas hujan. Semoga bermanfaat.

 
 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s