Mengamati Alam: Matahari

Pagi ini K bagun awal padahal semalam tidur larut. Kami keluar bermain sepeda sambil melihat matahari yang keluar di balik atap rumah di ujung jalan. Indah

Besaaar, kata K. Saat muncul warnanya merah kemudian perlahan-lahan ia merangkak naik dan berubah menjadi oranye. Ketika mulai berwarna kuning, mata kami mulai tidak tahan sehingga menatapnya terlalu lama membuat mata silau. Ada bayangan hitam setelah memandangi matahari yang sudah berwarna kuning cerah itu.

Untunglah kemarin siang ayah sudah membuatkan teropong matahari. Teropong ini dapat digunakan untuk melihat matahari di saat ia sudah naik tinggi. Kami tidak lagi khawatir karena dengan alat ini matahari dapat dilihat tanpa mata menjadi sakit. Bentuknya bulat seperti kuning telur dan berwarna oranye.

Kali ini K mengenal tentang arah timur, tempat terbitnya dan barat, tenggelamnya si bintang besar.

Eh, waktu kami melihat ke barat bulan masih terlihat. Oval, kata K

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s