Nice Homework 2 Kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Satu minggu telah berlalu bersama kelas matrikulasi ini dan resolusi saya pada minggu pertama adalah menggali lebih dalam dan lebih fokus pada ilmu yang sedang saya geluti: menguasai pengelolaan waktu. Kini sampailah pada tugas kedua. Yang ini tambah menantangnya karena saya diminta untuk mengukur sejauh mana saya sudah profesional dalam menjalani hidup sebagai individu, istri dan ibu.

Menurut saya keprofesionalan merupakan pelajaran sepanjang hidup, terus menerus. Nah, sebelum me-list indikator keprofesionalan, saya ingin mereview sedikit apa telah saya lakukan dalam mengelola waktu dan sejauh mana saya menerapkannya di dalam keseharian.

Setelah secara serius mencari referensi tentang segala hal berkaitan dengan manajemen waktu, hal pertama saya lakukan adalah mencoba membuat rencana dan target kegiatan harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Selain itu setiap kegiatan memiliki target waktu pengerjaan. Dengan demikian, saya merasa lebih fokus dalam menjalankannya.

Dan ini sangat berkaitan erat dengan keprofesionalan saya sebagai individu. Yang saya alami, apabila saya tidak membuat list pekerjaan, apa saja yang akan dilakukan hari itu dan seberapa banyak dan lama akan dikerjakan, target apa yang akan dicapai, di akhir hari saya cenderung uring-uringan. Padalah itu kesalahan saya karena tidak berusaha mengelola waktu sebaik mungkin.

So, berikut adalah indikator  ibu profesional.  InsyaAllah, Amiiin. 🙂

Sebagai Individu saya profesional apabila:

  1. Shalat tepat waktu, mengerjakan shalat malam, membaca doa dan mengkaji al-quran minimal dua sampai tiga puluh menit setelah sholat subuh.
  2. Seminggu sekali menelpon orang tua dan menjenguk mereka setiap dua atau tiga bulan sekali atau saat mereka meminta kami pulang
  3. Menyiapkan materi ajar satu hari sebelumnya
  4. Menyediakan waktu setengah jam untuk mencari ide berkegiatan bagi putra saya setiap hari
  5. Menyiapkan panganan bergizi untuk suami dan anak minimal satu jam
  6. Menyediakan waktu lima belas menit hingga tiga puluh menit setiap hari mengelola sampah dapur untuk menjadi kompos dan mengurus tanaman.

profesional sebagai istri apabila

  1. Membangunkan suami untuk shalat malam
  2. Menyediakan waktu untuk berdiskusi tentang keluarga dan pendidikan anak
  3. Menyediakan dan menemani suami saat makan dan berbincang tentang banyak hal
  4. Berkomunikasi secara asertif
  5.  Mensupport apa yang menjadi hobi dan minat suami

dan terakhir, profesional sebagai ibu apabila

  1. Memberikan tauladan yang baik dalam pengembangan kebiasaaan baik. Saat ini putra saya berusia lima tahun. Jadi, saya harus komitmen dan konsisten dengan diri saya agar ia juga demikian. Contohnya, shalat tepat waktu, tidak menyisakan makanan di piring, tidak bermain gadget saat saya melarangnya untuk tidak bermain gadget pula.
  2. Menyediakan waktu setiap hari sepuluh menit untuk belajar iqra, membaca al-quran, membaca tauladan-tauladan dari para Nabi, mengenal kebesaran Allah
  3. Membuat makanan yang bergizi setiap hari
  4. Mengajaknya berjalan-jalan ke taman, berolah raga, bertemu banyak teman
  5. Menyediakan waktu sepuluh menit untuk membaca bersama
  6. Berkomunikasi secara asertif
  7. Menemaninya bermain tanpa disambi apapun
  8. Menyediakan waktu satu minggu sekali untuk tur, ke museum, perpustakaan, workshop yang berkaitan dengan minatnya
  9. Menyediakan buku-buku bergizi  dan membaca, membahas, atau membuat proyek bersama
  10. Mensupport, memfasilitasi apa yang menjadi hobi dan minatnya

 

Itulah sedikit dari indikator ibu profesional. Versi saya, ya! 🙂 Kegiatan yang saya coba terapkan selama 90 hari dan setiap dua minggu sekali saya review untuk melihat seberapa jauh target saya tercapai. Katanya jika kita melakukan suatu kebiasaan tanpa jeda selama 90 hari, maka kebiasaan itu bisa menjadi sifat yang melekat pada diri.

Ada kutipan yang sering digunakan seorang sahabat saya dan saya mengutipnya juga di sini karena saya pikir kutipan ini cocok sekali bagi saya yang sedang belajar untuk komit dan konsisten belajar mengelola waktu dengan baik.

Nothing impossible until it’s done – Nelson Mandela.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s