Mengelola Kertas-kertas Bekas

Setiap kali pulang belanja dari mini atau super market, makan di resto, keluar gate tol non-GTO, pasti mendapat kertas struk pembayaran. Bukan hanya kertas-kertas mini saja, tetapi selebaran-selebaran iklan yang orang lempar sambil lalu di depan rumah, pemberitahuan dari Rukun Tetangga, tagihan Pam, listrik, informasi perbankan, terkadang bungkus bawang dari pasar tradisional pasti tak jauh dari kertas. Biasanya, semua yang berbau kertas kecil pastilah berakhir di tempat sampah.

Untuk menyiasati agar kertas-kertas itu tak berakhir langsung ke tempat pembuangan akhir (TPA), kami coba kumpulkan lalu rendam semalaman. Ide ini berangkat dari seorang sahabat, Niki Nurhayati, yang pernah membawa hasil karyanya ke acara Kopdar Home Education sebagai oleh-oleh peserta.

Ia membuat bentuk-bentuk mobil, jamur, rumah dari kertas koran yang direndam dan dihancurkan. Prosesnya sangat mudah karena kita hanya harus menghancurkan kertas, yang dapat dilakukan dengan menggunakan blender agar cepat, atau disobek-sobek kecil lalu direndam selama dua hari sehingga mudah dihaluskan.

Cetakan bentuk-bentuk ini didapat dari cetakan play sand (pasir ajaib) yang jarang dipakai. Setelah di cetak, bentuk-bentuk tersebut dikeringkan di bawah sinar matahari. Semakin terik, semakin cepat proses pengeringan.

Hasilnya dapat dilihat di link ini: kreasi daur ulang kertas

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s