Untukmu, Za.

Setiap pagi kami tak lupa mengingatkan Kanza untuk selalu membereskan tempat tidur setelah bangun tidur. Salah satunya adalah karena sekarang ia sudah memiliki kamar sendiri dan agar kamar selalu terjaga rapi dan bersih.

Alhamdulillah, kemarin tanpa banyak berbicara, ia mau membenahi kamar tanpa bantuan setelah, seperti biasa, diingatkan 🙂

Sering ia bertanya kenapa dan untuk apa sih beres-beres. 

‘Untukmu, Za.’ jawab saya.

‘Maksudnya? Kok untuk Kanza? Ngapain?’ tanyanya beruntun.

‘Iya, untuk Kanza. Kalau kanza bisa merapikan tempat tidur, mandi, makan, tanpa bantuan atah bunda, itu semua untuk Kanza.  Kanza suka kalau kamar  rapih?’

‘Iya.’

‘Bersih?’

‘Iya.’

‘Nah, bersih dan rapih nya itu untuk Kanza. Kanza yg akan merasakan rasa nyaman. Kan, Kanza yang punya kamar ini. Kamar bunda ayah di sebelah.’

Selain itu bunda ayah sudah bisa melakukan itu semua. Nah, Kanza hrs sudahberlatih melakukan itu sendiri sejak sekarang. Suatu saat kanza akan tumbuh dewasa dan mungkin jauh dari ayah bunda. Saat itu kanza sdh jago.’

‘Sini, jagoan.’ Saya peluk erat dia yang kemudian dibalas dengan kecupan di pipi. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s