Al-Mursalat saja, Yah.

Setiap maghrib kami berusaha membiasakan diri mengaji dan tak lupa mengajak Kanza, entah itu membaca iqra atau membaca salah satu surat pendek al-Quran. Kami membebaskannya untuk memilih karena dengan begitu ia lebih antusias dan bersemangat.

Seperti dua malam yang lalu, usai sholat Isya, karena ia tahu bahwa setelahnya kami semua pasti mengaji, ia mengusulkan untuk membaca surat saja. Ia sedang tak mau belajar iqra. Favoritnya sekarang ini adalah surat al-Mursalat.
Seperti ar-Rahmaan, di dalam surat al-Mursalat, ada kalimat yang di ulang-ulang. Dan ketika membacanya ia sangat bersemangat. Suaranya lantang dan meyakinkan.

Oya, karena tak dapat mengupload videonya blog ini, jika tertarik, pembaca bisa melihatnya di akun facebook saya di sini.

Kanza sudah hafal hampir setengahnya dari surat ini, sementara saya masih mengejar di belakang. Namun, tujuan utama kami mengajaknya membaca dan menghafal al-Quran adalah mencintai al-Quran dan mengamalkannya, bukan semata hafal luar kepala al-Quran dan isinya.

Dan seusai isya adalah jadwal mengenalkan dan membiasakannya pada al-Quran tetapi setiap detik dalam keseharian adalah medan perjuangan kami untuk mengajaknya terus mengamalkan isinya.

Kami hanya ingin ia mengenal sendiri keindahan, keagungan dan manfaat al-Quran. Lalu suatu hari nanti, ia akan ambil sendiri al-Quran itu dengan penuh sukarela, membacanya, menghayatinya karena ia tahu al-Quran adalah penuntun hidupnya di dunia menuju surga-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s