Gallery
0

Day 6

Proyek membuat buku tentang Couplers harus tertunda lagi. Pasalnya, pertama saya masih harus  mengurus orang tua yang sudah sepuh, kedua Kanza hanya menonton dan mencari-cari referensi tentangnya di Youtube tanpa mencetak atau berdiskusi.

‘Besok saja ya, Bun.’ Itu alasannya.

Jadi dia diberi tugas untuk memantau Akung dan Uti sekiranya mereka perlu sesuatu, mengingatkan mereka untuk makan pagi, berjemur, dan mandi. 

Seharian ini ia banyak bermain sendiri dengan menggunakan apa saja yang ada di rumah. 

Baru sore hari kami melukis bersama: berusaha mengimplementasikan apa yang kami dapatkan di Art Jam Session. 

0

Taking care of Akung and Uti

Agak bingung juga apa yang harus ditulis terkait project yang sebelumnya yang sedang kami buat karena nampaknya harus rehat sejenak. 

Project ‘the Big Book of Couplers’ ditunda terlebih dahulu. Kami fokus pada Akung dan Uti yang sekarang ini ada di rumah. Uti sakit sementara Akung juga butuh perhatian karena perlu dilayani. 

So, kami berbagi tugas menjaga Akung dan Uti.  Saat saya memasak di dapur atau menyiapkan makan untuk Akung, Kanza menemani Uti dan biasanya ia bergegas  jikalau Uti meminta sesuatu.

‘Bun, Uti ingin ke toilet.’ Teriaknya. Atau ia menasihati Uti untuk tidak bolak balik toilet sampai memberinya peratursn.

‘Jadi gini aja ya Ti, kalo siang boleh bolak balik ke toilet, tapi malam hari tdk boleh. Uti pipis saja di pampers ya.’ 😀

Gallery
0

Bebenah

Besok Uti dan Akung datang dan akan menginap selama seminggu. Biasanya jika demikian, kami akan bebenah mengatur tempat tidur. Maklum, kamar kami hanya dua, jadilah kami harus mengatur pemakaian tempat tidur. Apalagi sekarang Kanza sudah tidur sendiri. 

Well, proyek hari ini adalah bersama sama bahu membahu beberes rumah. 

Ayah menyedot debu

Saya merapihkan

Kanza menyapu 

Gallery
0

Coupler 3

Melanjutkan proyeknya di hari ketiga ini, Kanza ditemani ayah mencari foto-foto tentang sambungan kereta. Sejak kemarin, saya memintanya untuk memberi tahu ayahnya progres pembuatan bukunya. Hal ini dimaksudkan agar ia berlatih untuk menceritakan kembali apa saja yang sudah kami lakukan lalu merencanakan dan melakukan apa yang akan dilakukan kemudian bersama ayah. 

Pulang mengajar saya bertanya tentang hal seru apa saja yang ia dapat di hari itu lalu menanyakan perkembangan rencana pembuatan buku.

‘Tadi sudah ngeprint satu gambar lagi, Bun.’

‘Lalu?’

‘Itu saja.’

‘Mau dilanjutkan nanti?’

‘Tidak, bun. Besok saja.’

‘Oke.’