0

Our Time

Waktu paling melegakan dan menyenangkan itu adalah saat chatting via wa dengan ayanya Kanza lalu dilanjut diskusi kecil saat makan bareng. Melegakan karena semua keseruan, kebahagiaan, uneg-uneg, kegalauan, atau kesedihan hari itu tumpah. Dan menyenangkan karena diskusi kami sarat canda, walau kadang-kadang tegang juga. 😀

Beberapa waktu lalu saya mengusulkan pada suami untuk selalu saling share pengalaman-pengalaman bersama anak. Walau sebagian besar waktu Kanza bersama saya. tak heran kalau setiap hari saya yang sering menshare kejadian-kejadian istimewa bersamanya. Walau demikian, diharapkan bahwa di hari Sabtu, saat ia bersamanya ia akan bercerita semua yang dilakukan bersama Kanza, kendala-kendala apa saja yang ditemui dan bagaimana cara menyelesaikannya.

Tujuannya adalah agar kami punya satu suara dalam mendidik anak dan dalam menerapkan aturan-aturan di rumah. Selain itu, setelah dijalani ternyata cerita-cerita kami sering kali menjadi momen introspeksi diri. Kamilah yang harus terlebih dahulu berubah memperbaiki diri sebelum meminta putra kami melakukan sesuatu.

Well, smoga tulisan ini berkaitan dengan tema komunikasi produktif karena tidak bercerita tentang interaksi saya atau suami dengan putra kami, Kanza, tetapi bercerita tentang cara saya dan suami mengkomunikasikan kegiatan harian

Advertisements